Sabtu, 13 Maret 2010. Saya dan keluarga ke Jakarta. Anak-anak dan istri jalan-jalan ke Taman Mini, ikut rombongan field trip TK Al Azhar Cirebon. Saya langsung saja ke IFFINA, mau liat para peserta pameran dan liat-liat apakah banyak buyer yang datang atau nggak…..
Ternyata banyak juga buyer yang datang….cuma laporan ke media dari EO pasti lebih heboh lagi, karena semua pengunjung ditulis “buyer” di name tag nya
jangan lebay plisss
Para peserta pameran mengeluarkan segala sejata pamungkas, mulai dari desain dan finishing terbarunya. Hebat….selalu saja ada inovasi. Ada kursi anyaman dari kertas yang mirip dengan anyaman eceng gondok.
Ada pula peserta pameran yang memperlihatkan barang-barang yang biasa saja….mungkin baru pertama kali pameran
Perusahaan besar dan perusahaan kecil terlihat sekali perbedaannya. Perusahaan besar pasti memiliki booth yang luas dengan inovasi produk yang bagus, sedangkan perusahaan kecil, booth nya kecil dan produknya juga biasa-biasa saja, seperti kebanyakan.
Lain halnya jika di internet, perusahaan besar dan kecil tidak terlihat bedanya
malahan bisa kelihatan lebih besar perusahaan kecil jika website perusahaan kecil itu menampilkan banyak informasi penting tentang perusahaannya.
Dari pengalaman mengunjungi IFFINA 2010, saya mengambil kesimpulan, bahwa saya tetap di jalur promosi lewat internet saja, murah meriah. Walaupun banyak yang bilang, dapetnya cuma “teri” melulu. Apa bedanya “teri” sekilo deangan “tuna” sekilo, kan sama-sama sekilo
ikan teri dimakan oleh ikan agak besar, sedangkan ikan agak besar dimakan oleh ikan yg besar. Karena saya merasa masih menjadi ikan agak besar maka makanannya teri saja
daripada makan ikan besar..ternyata kemampuan makannya tidak ada. Dan yang pasti lebih baik daripada tidak makan sama sekali hahaha